by

Jenis-Jenis Plankton dan Sifatnya

Plankton adalah organisme yang mengambang bebas yang bergantung pada air karena kemampuan geraknya yang terbatas. Kata plankton sebenarnya berasal dari kata Yunani planktos yang berarti “drifter” atau “mengembara”. Mereka bisa berupa tumbuhan, hewan, bakteri, atau bahkan virus. Plankton memainkan peran penting dalam kesehatan dan kelangsungan hidup kehidupan di lautan dunia. Faktanya, mereka bertanggung jawab atas produksi fotosintesis terbesar di lautan. Plankton menyerap sebagian besar energi matahari dan kemudian mentransfernya ke banyak komunitas yang ditemukan di lautan. Di darat tidak ada kehidupan tanpa pohon, semak, dan tumbuhan lain yang mengeluarkan gas yang sangat penting bagi sebagian besar makhluk hidup untuk bertahan hidup. Cara kerja plankton sama untuk kehidupan di lautan.

Jenis-Jenis Plankton dan Sifatnya

Ukuran Plankton

Plankton dapat diklasifikasikan menjadi satu dari tujuh ukuran. Plankton terbesar di lautan adalah megaplankton berukuran lebih dari 20 sentimeter (cm). Plankton terbesar berikutnya adalah organisme makroplankton yang ukurannya bisa antara 2 hingga 20 sentimeter. Mesoplankton berukuran antara 0,2 hingga 20 milimeter (mm). Kelompok ukuran ini dapat dilihat dengan mata telanjang. Mereka juga dianggap sebagai plankton bersih karena mereka dapat ditangkap dengan jaring.

Mikroplankton berukuran antara 20 hingga 200 mikrometer (µ). Nanoplankton bahkan lebih kecil lagi dengan ukuran 2 hingga 20 mikrometer. Picoplankton hanya 0,2 hingga 2 mikrometer. Mereka terutama adalah bakteroplankton. Yang terkecil adalah femtoplankton. Femtoplankton berukuran kurang dari 0,2 mikrometer (µ). Viroplankton termasuk dalam kategori ini.

Fitoplankton

Fitoplanton dianggap autotrof. Dalam hal ini, fitoplankton menggunakan fotosintesis untuk menghasilkan energi. Mereka mengapung di sepanjang arus di lautan dan menciptakan basis jaring makanan bagi banyak komunitas lautan. Fitoplaknton terlalu kecil untuk dilihat tanpa bantuan mikroskop dan diklasifikasikan sebagai nanoplankton. Namun, jika terdapat konsentrasi fitoplankton yang tinggi di dalam air, air mungkin akan berwarna hijau. Ini karena adanya klorofil dalam sel-sel plankton.

Jenis-Jenis Plankton dan Sifatnya

Zooplankton

Zooplankton adalah hewan plankton yang mengambang bebas. Pakan zooplankton dari fitoplankton, bakteroplankton, dan bahkan zooplankton lainnya. Zooplankton memiliki peran penting dalam jaring makanan di lautan. Mereka adalah suplai nutrisi yang bagus untuk beberapa spesies ikan serta paus balin. Ukurannya dapat bervariasi dari mikroplankton hingga ukuran plankton bersih.

Zooplankton selanjutnya dapat diklasifikasikan sebagai holoplankton atau meroplankton. Holoplankton menghabiskan seluruh siklus hidupnya sebagai plankton. Meroplankton hanya menghabiskan sebagian hidupnya, biasanya sebagai larva, sebagai plankton. Banyak meroplankton dewasa akan menghabiskan hidupnya di dasar laut atau menjadi nekton. Neckton adalah hewan di lautan terbuka yang mampu bergerak sesuka hati melawan aliran air tidak seperti plankton yang memiliki alat perjalanan terbatas kecuali di mana air membawa mereka.

Jenis-Jenis Plankton dan Sifatnya

Bakterioplankton

Banyak bakterioplankton bersifat saprotrofik yang berarti mereka memperoleh energi dengan mengonsumsi bahan mati atau membusuk yang dihasilkan oleh organisme lain. Bakterioplankton lainnya bersifat autotrofik dan memproses energi melalui fotosintesis atau kemosintesis. Mereka masuk dalam klasifikasi ukuran picoplankton. Meski kecil, mereka memainkan peran besar dalam struktur ekologi lautan. Mereka berkontribusi pada fiksasi nitrogen, dentrifikasi, remineralisasi, nitrifikasi, dan metanogenesis.

Jenis-Jenis Plankton dan Sifatnya

Viroplankton

Viroplankton, kadang dieja virioplankton, adalah plankton terkecil dan diklasifikasikan sebagai femoplankton. Virus diketahui berkembang biak di lingkungan akuatik. Faktanya, para ilmuwan percaya viroplankton keluar dari jumlah bakterioplankton. Namun, masih banyak yang harus dipelajari tentang viroplankton. Penelitian telah menunjukkan bahwa komunitas viroplankton terbuat dari bakteriofag dan virus alga eukariotik. Ini berteori bahwa viroplankton memainkan peran penting mereka sendiri dalam komunitas mikroba akuatik karena pengaruhnya terhadap bakteri dan populasi alga uniseluler.

Plankton dulunya diklasifikasikan menjadi dua kelompok: fitoplankton dan zooplankton. Berkat kerja keras dan terobosan penelitian, ahli kelautan dan ahli biologi kelautan dapat mengklasifikasikan lebih jauh berbagai jenis plankton. Meskipun masih banyak yang harus dipelajari tentang organisme ini, para ilmuwan telah membuat langkah luar biasa untuk menemukan bagaimana fungsi plankton serta peran penting mereka dalam komunitas lautan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *